

sesekali ku menatap tajam,sewaktu aku terpaku terdiam,
hingga ku larut dlm dinginnya malam
seiring pun berjalanya sebuah angan,
takut..
terkadang ku merasa takut
terkadang ku merasa sempit
meniti sebuah langkah..
yg kian memberi ruang asa,
tak sekali ku temukan arti,
yg kini terlukiskan
dalam tiap gelap ku,
dalam detik-detik sunyiku..
hanya ingin engkau pahami,
hanya ingin engkau mengerti
tak semudah apa yg terlintas di hati
tak semudah membuat hitam kertas yg putih
ku berdiri bukan tuk meneliti
ku berjalan bukan tuk melarang,
ku berucap bukan tuk mencela,
ku bersikap tak hanya seolah bisa.
sesungguhnya ku hanya tak ingin
sang kumbang itu menghampiri
hingga menyentuh manis madumu.
mengambil putih senyum mu,
kan ku simpan indahmu,
kan ku pelihara putihmu,
kan ku jaga lembutmu,
kan ku pertahankan janji suci ku untukmu...
wahai pesona ku...
kadang aku mengira,
manakala senja kian menyapa
sesekali aku tersenyum bangga,
melihat raut yang elok nan jelita
seketika ku menatap,
indah nian kau tercipta
hingga lagi ku tak kuasa
tuk beranjak ke lain jiwa,
sedari itu ku melangkah,
di tiap detik ku menyapa
hanya untuk menyentuh indah
sebentuk hati kiranya hampa,
namun masih tersimpan kelam,
hingga kini ku terdiam,
meski asa kian mendalam
meski hati masih takut hitam...
sesekali ku menatap sang awan,gelap kadang, terang kadang,
pernah hujan pula,
hingga ku tak bisa memandangi nya lagi...
dalam benak aku bertanya
dalam hati aku menahan,
dalam fikir aku bergumam
seperti inikah yg musti ku lihat,
hanya dapat ku semaikan salam,
hanya dapat ku taburkan angan,
tak seperti padi yg siap panen,
tak seputih gula yg teramat manis
dingin itu di sana,
manis itu untuk mereka,
putih itu buat mereka.
dan terlintas hanya yg ada
tahu
dari itu telah kulihat
dari itu telah di ucap
meski telah tercipta sebuah cerita
meski telah tebentuk seikat genggam..
namun,
air ini telah terbendung
angin ini telah terjaga,
meski tak pernah di rasa
meski tak dapat di makna...
bintang ku,kulihat jauh nan di sana,
kau pancarkan percikan sinarmu,
seakan beri ku segenggam asa,
seketika ku beranjak,
sekalipun tak kuasa
buat ku tuk tinggalkannya,
bintang ku,
elok nian kau tercipta
tersirat seribu angan,
terbentuk sejuta harap,
sebentuk kasih tlah terucap
seindah angan yg suci
tlah terajut bersama,
tuk lalui asa yg tak akan bertepi,
sebutir mimpi tlah terurai,
yg takkan kunjung pergi dari nurani,
tuk berikan sebuah arti
yg kian terjaga sampai mati.
bintang ku,
ingin ku petik kasih sucimu
kan ku bawa di tiap nafasku
kan ku simpan dalam benak ku,
yg takkan pernah hilang hingga akhir waktu.....
ketika ku sebut namanya,
hatimu gembira riang,
ketika kubuka memori tentang dia,
hatimu tersenyum ceria,
ketika ku mengingatkan akan dirinya,
hatimu seakan ingin pergi ke masa itu,
ketika kucoba meberimu arti,
kian engkau menghela nafas untukku,
andai kau th, semua cinta, rindu, dan hati ini hanya milikmu,
betapapun hatiku melihat sesosok yg begitu indah ...
sayang.....
tlah merasuk dalam lubuk hatiku
tlah mengisi sebagian dari seluruh hidupku..
telah membuatku jadi berarti
tlah membuat hidupku jadi lebih hidup
kayak losta masta aja, hehe
sepenuhnya hati ini
tak ada untuk yang lainya
setitik pun hanya untuk mu seorang...
betapa kah kau sadari itu..
seketika aku beranjak dari lelapku...
cinta tak pernah salah,
sebaliknya, tak ada yg bisa menyalahkan cinta,
mencintai hanya bisa memberi,
tanpa mengharapkan balasan,
bisa mencintai adalah anugerah yang tak terkira
meski tak bisa senantiasa memiliki seutuhnya,
bisa mencintai adalah kebahagiaan,
bisa memiliki hati adalah harapan,
sebuah kenyataan itu kadang ada,
tapi kadang harus diadakan
dan sesekali mungkin musti di tiadakan,
maka tak sedikitpun sesuatu itu dapat diketahui...
cinta ini suci,
cinta ini tulus, meski tak pernah di sadari,
meski tak pernah disimpan dalam hati,
cinta ini kn tetap tumbuh..
sekuat hati kan terima apa yang terjadi....
"hitam, putih, kuning, hadir dalam ruang melody
berwarna...
hingga terbentuk sebutir intan permata
sepercik kasih yg tertanam
tersemai luas dlm lubuk jiwa
menyiangi gersangnya dunia mimpi
menguatkan, meyakinkan,membenarkan..
kelam..
tenggelam dalam relung yg curam
mimpi..
hanya seorang pemimpi kecil
yang ingin mencari sebuah makna.
jauh di sana ingin melangkah..
sekuat nurani menghela nafas panjang,
tuk siap berlari melangkah meniti makna....
dengan segenggam udara bahagia
kubawa n kujaga
hingga nafas kan tiada..



Copyright 2008. All right reserved. Theme Design by Good Design Web | © 2008 tonilungset Bloggerized by Falcon Hive.com
