kadang aku mengira,
manakala senja kian menyapa
sesekali aku tersenyum bangga,
melihat raut yang elok nan jelita
seketika ku menatap,
indah nian kau tercipta
hingga lagi ku tak kuasa
tuk beranjak ke lain jiwa,
sedari itu ku melangkah,
di tiap detik ku menyapa
hanya untuk menyentuh indah
sebentuk hati kiranya hampa,
namun masih tersimpan kelam,
hingga kini ku terdiam,
meski asa kian mendalam
meski hati masih takut hitam...









0 responses to "hati yang bertanya"